Breaking News
Investasi Hampir Rp 1 Triliun, BIKE Kembangkan Pasar Minggu Jadi Kawasan Modern Peringati HUT Ke-33, KMHDI Resmikan Gedung Creative Space dan Perkuat Kontribusi Pemuda Koordinasi dan Konsolidasi DPN JWI untuk Penguatan DPW Jawa Barat Jakarta/Jawa Barat — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) menggelar pertemuan koordinasi dan konsolidasi dalam rangka memperkuat organisasi serta mempersiapkan pengembangan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) JWI Jawa Barat. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPN JWI, Ir. Maxmillian Apitulley, M.T. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan DPN JWI, di antaranya Sekretaris Jenderal Lindayani Ritonga, S.E., M.M.; Ketua Harian Ahmad Liwan, S.H.; serta Ketua OKK DPN JWI Jusuf Atjeh. Dalam pertemuan tersebut, jajaran pimpinan DPN JWI membahas sejumlah agenda strategis, khususnya terkait koordinasi, konsolidasi organisasi, penguatan struktur kelembagaan, serta pengembangan DPW JWI Jawa Barat agar dapat menjalankan fungsi organisasi secara profesional, solid, dan terarah. Ketua Umum DPN JWI, Ir. Maxmillian Apitulley, M.T., menegaskan pentingnya konsolidasi sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang memiliki struktur kuat, komunikasi yang efektif, serta mampu menjalankan program kerja sesuai dengan visi dan misi Jajaran Wartawan Indonesia. Sebagai bagian dari hasil koordinasi tersebut, amanah untuk mengembangkan dan memperkuat DPW JWI Jawa Barat dipercayakan oleh Ketua Umum DPN JWI kepada Faisal Haris. Kepercayaan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat konsolidasi organisasi dan membangun kepengurusan wilayah yang solid serta mampu menjalin sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Jawa Barat. Jajaran pimpinan DPN JWI berharap proses pengembangan DPW Jawa Barat dapat berjalan secara terukur, transparan, dan profesional, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, integritas, serta tanggung jawab organisasi. Pertemuan ini menjadi salah satu langkah strategis DPN JWI dalam memperkuat jaringan organisasi di daerah sekaligus memastikan roda organisasi berjalan secara efektif dari tingkat nasional hingga wilayah. DPN JWI — Bersinergi, Berkonsolidasi, dan Membangun Organisasi yang Profesional. Sultan Paser 18 Bawa AAMECC Indonesia Perkuat Hubungan Dagang Dan Investasi Lintas Kawasan

Ketua Mahkamah Partai Golongan Berkarya Indonesia Minta DPW Perkuat Kaderisasi, Ancam Copot Pengurus Tak Aktif

JWINews, Jakarta – Ketua Mahkamah Partai Golongan Berkarya Indonesia, Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, SE., MM., menegaskan pentingnya penguatan organisasi dan kaderisasi di seluruh daerah. Pesan itu disampaikan saat memberikan sambutan sekaligus pembekalan kepada para perwakilan koordinator wilayah (Korwil) dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam arahannya, Tubagus Bahrudin meminta seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Golongan Berkarya Indonesia agar terus memperkuat konsolidasi organisasi dan melakukan kaderisasi secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat pusat, tetapi juga bergantung pada kinerja pengurus di tingkat provinsi dalam membangun struktur organisasi hingga ke daerah.

“Kaderisasi harus terus berjalan. Penguatan organisasi di setiap wilayah menjadi kunci agar partai semakin solid dan mampu menjalankan program-program yang telah ditetapkan,” ujar Tubagus Bahrudin.

Ia juga memberikan peringatan tegas kepada para Ketua DPW yang dinilai tidak menunjukkan kinerja maksimal. Menurutnya, evaluasi akan dilakukan secara berkala terhadap seluruh kepengurusan daerah.
Tubagus Bahrudin menegaskan, Ketua DPW yang tidak bekerja keras membesarkan partai dan tidak mampu menjalankan tugas organisasi akan diberhentikan dari jabatannya.

“Jangan hanya menjadi pengurus di atas kertas. Ketua DPW harus bekerja nyata, melakukan konsolidasi, membangun kader, dan mengembangkan partai di wilayahnya masing-masing. Jika tidak bekerja keras, tentu akan kami evaluasi dan diberhentikan dari jabatan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pengurus daerah dapat meningkatkan semangat kerja, memperkuat koordinasi dengan pengurus pusat, serta menjaga soliditas organisasi demi menghadapi agenda-agenda politik di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *