JWINews, Jakarta, Selasa, 5/5/26. — Komisaris Utama PT Bank Aset Nusantara Indonesia, Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin SE, MM, terus memperkuat kolaborasi dengan pengusaha dari berbagai negara, terutama Malaysia dan Singapura. Kerja sama ini diwujudkan melalui kontrak dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk pembangunan pabrik baterai di Kabupaten Karawang dan Bekasi, dengan nilai investasi sebesar Rp 2,2 triliun.
Pembangunan pabrik tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendukung ekosistem energi baru dan terbarukan di Indonesia, khususnya dalam pengembangan industri kendaraan listrik. Menurut Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin SE, MM, kerja sama lintas negara ini tidak hanya membawa investasi besar, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan daya saing nasional di sektor teknologi baterai.
“PT Bank Aset Nusantara Indonesia berkomitmen menghadirkan proyek yang berdampak luas bagi perekonomian nasional. Investasi ini akan menjadi peluang besar untuk mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok baterai global,” ungkap Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin.
Dengan nilai investasi triliunan rupiah, pembangunan pabrik baterai di Karawang dan Bekasi diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor industri, serta membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.












